NEWS

Bagaimana Mendapatkan Traffic Website yang Sehat

 Anda seorang blogger? atau admin dari sebuah website? maka tentu anda membutuhkan kunjungan ke website anda yang anda kelola. Memahami traffic website dibutuhkan keterampilan dengan tingkat pengukuran yang uniq dan konsisten. Hal ini bertujuan untuk membangun dasar traffic website itu sendiri. 


Jadi, jika kamu memiliki website atau blog maka perlu dipahami sumber traffic (lalu lintas) ke sebuah website Anda dari berbagai sumber adalah kunci untuk meningkatkan sebauh website itu sendiri. Oleh karena traffic website itu mengacu pada jumlah pengunjung yang berselancar di website anda dengan mengakses halaman website anda dalam waktu tertentu. 

Jenis traffic website ini ditentukan dari mana ia berasal, bagaimana ia menemukan website Anda dan berapa lama ia berada di website anda. Inilah Traffic Website yang sehat. Sedangkan jika yang berkunjung ke website Anda adalah sebuah bot, dengan tidak punya ukuran darimana ia berasal, dan berapa lama ia berselancar di website dengan membuka halaman, dan juga tidak diketahui bagaimana ia menemukan website anda, maka ini adalah traffic website yang buruk atau tidak sehat. 

Mengapa Website memerlukan Traffic Website yang sehat?

pertanyaan ini mungkin sepele tetapi inilah awal keberhasilan sebuah website. Jika belum memahami pondasi ini, maka dia akan mendapat traffic yang buruk dan mengakibatkan mendapatkan pinalti dari beberapa platform monetisasi dan juga platform search engine, seperti google, dan bing.

Hal ini dikarenakan traffic website dapat dikategorikan ke berbagai macam tujuan dari website itu sendiri. Jika website itu untuk marketing, maka traffic website adalah bertujuan marketing ke pengunjung. Dan sumbernya bisa berasal dari berbagai macam cara, seperti dari sosial media, email marketing, mesin pencari, ataupun iklan. Oleh karenanya semakin banyak pengunjung maka akan semakin besar peluang kesuksesan marketing yang dijalankan. 

Selain itu, traffic website juga digunakan untuk meriset apa yang disukai oleh pengunjung di dalam website itu, jenis produk, rate harga dan lainnya. Sehingga benar-benar dapat menjadikan pengunjung menjadi pelanggan dan dari pelanggan menjadi loyal customer.

Bagaimana mendapatkan Traffic Website yang sehat?

Ada paling tidak lima jalan yang bisa dilakukan, diantaranya adalah:

1. Direct traffic

Setiap kali anda mengirim link secara langsung kepada calon customer anda, maka ini disebut direct traffic. Jenis ini ada resiko yang diterima, yaitu jika semakin sering atau brutal dalam menjalankan direct traffic maka resikonya adalah dilaporkan menjadi spam. dan akan diblokir url web dan juga mungkin direct massage ya, seperti wa di hapus dan lainnya. 

Akan tetapi jika ada karena konten dalam website itu menarik dan dianggap penting oleh seorang pengunjung lalu dia mengingatnya dan kembali mengaksesnya atau lebih simpelnya di menjadikan bookmark di website anda. maka ini direct traffic yang sehat. Hal ini karena pengunjung memiliki kesadaran akan pentingnya informasi dan konten yang anda berikan di website sehingga dia dengan sukarela akan terus mengakses website yang anda kelola tersebut atau bahkan ia menjadi pelanggan setia. terlebih justru dia akan ikut memasarkan website anda kepada teman-temannya atau lingkungannya.

2. Organik Search

Jenis ini adalah jenis yang sehat, dimana website dikunjungi karena mereka mencari di mesin pencarian lalu kemudia mereka memilih website mu dan kemudian mereka berkunjung, Diantara mesin pencari yang sering digunakan oleh visitor adalah google, bing dan yahoo.

Pengunjung ini mengetikkan kata kunci ke mesin pencari kemudian mesin pencari menampilkan hasil yang dicari lalu kemudian visitor memilih website anda yang muncul disana. Dalam mesin Google, setiap halaman hasil pencarian ada sekitar 10 website yang ditampilkan, dan peringkat tertinggi seringkali menjadi incara visitor akan tetapi tidak menutup kemungkinan yang dipilih justru nomor dua dan seterusnya sampai no 10, karena vistor membaca tampilan seo search engine di website tersebut. 

Hasil yang spesifik sesuai yang dicari pengunjug maka semakin besar kemungkinan ia akan dipilih oleh pengunjung tersebut. Sehingga ada jenis niche pada website tertentu, dan ada juga website yang masuk dalam banyak niche. seperti web portal berita. 

3. Referral Traffic

Traffic satu ini adalah dari pihak ketiga, dengan kata lain, pengunjung hadir di website mu karena ada link website kalian yang berada di website orang lain. Baik itu dari blog pribadi, website resmi, media sosial, direktori atau situs lainnya. Traffic ini dapat dikatakan organik karena link yang diklik adalah dari rekomendasi dari pihak ketiga ini. Hal ini semacam kemitraan bisnis yang merekomendasikan website anda. 

Dari sumber traffic ini, hasil kunjungan yang paling tinggi nilainya adalah do follow link. Sedangkan dari sumber sosial media biasanya adalah no follow link. Untuk sumber traffic do follow link dapat meningkatkan kualitas website dan menaikkan kekuatan website itu sendiri yang disebut page rank. 

sedangkan jika referral traffic ini adalah hasil dari kerjasama yang sama sama menampilkan website ini nilai dibawah no follow link. karena satu sama lain saling bertautan dan bukan sumber utama.

4. Paid Traffic

Traffic ini adalah sumber traffic yang didapatkan dari membayar pihak pengiklan atau sumber traffic. Lalu lintas yang dihasilkan dari hasil periklanan seperti google adwords dan semacamnya. Hasil yang organik dari sumber paid traffic dapat diukur dengan biaya dan platform pengiklan. Ada banyak pengiklan seperti google, x, facebook dan lainnya. Semua tergantung dari besarnya biaya yang anda keluarkan untuk beriklan.

5. Sosial Traffic

Sosial traffic sama seperti referral trafic hanya saja ini khusus dari platform sosial media. seperti facebook, twitter, instagram, LinkedIn dan lainnya.

Biasanya sumber traffic organi pada sosial media ini dapat ditentukan dari follower aktif yang dimiliki dan juga jumlah interaksi yang dihasilkan. Bagi anda yang mempunyai follower besar dan jumlah interaksi yang besar maka besar kemungkinan mereka menjadi pengunjung website anda yang anda posting di sosial media yang anda miliki. 

Bahkan banyak juga Paid traffic didapat dari sosial traffic ini. Oleh karena itu, di era digital ini, sosial media dapat dijadikan sumber keuangan bagi para influenser dan lainnya. 

Memahami jenis dan sumber traffic pada website yang Anda miliki, maka harus disesuaikan dengan tujuan utama yang akan dicapai dalam memasarkan website. Apakah untuk penjualan barang, atau membaca atau sebagai membership atau lainnya. semua itu dibutuhkan strategi masing-masing agar menghasilkan dengan hasil yang maksimal. 

Sampai disini dulu ya. bagi yang bertanya boleh di kolom komentar.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment